DPP PKB Sosialisasikan SK DPW Se-Indonesia, Tegaskan Pentingnya Tata Kelola Partai

Spread the love

PKB – DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai mensosialisasikan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB se-Indonesia kepada seluruh struktur partai di daerah. Sosialisasi ini digelar pasca Musyawarah Wilayah serta Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) dua tahap.

Ketua DPP PKB Bidang Penguatan Organisasi, Legislatif, dan Eksekutif, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim, menyampaikan bahwa sosialisasi SK tersebut mulai dilakukan hari ini hingga 25 Januari 2026 dan ditujukan kepada seluruh DPW dan DPC PKB di masing-masing provinsi.

Langkah ini juga tercermin dalam Surat Undangan Sosialisasi Nomor 7818/DPP/02/I/2026, yang secara khusus mengatur sosialisasi SK kepengurusan DPW PKB Provinsi Jawa Timur masa bakti 2026-2031, menegaskan bahwa kegiatan ini bersifat resmi dan terstruktur di seluruh tingkat provinsi.

DPC PKB Kabupaten Pasuruan menyatakan kesiapan penuh untuk mengikuti sosialisasi SK ini. DPC telah mengundang seluruh pengurus unsur Dewan Syura, Dewan Tanfidz, dan Fraksi untuk mengikuti pertemuan ZOOM di Kantor DPC PKB Kabupaten Pasuruan, memastikan semua jajaran pengurus siap menerima arahan, memahami struktur kepengurusan DPW, dan menyiapkan diri menghadapi pengukuhan serta pelaksanaan program kerja partai ke depan. Ketua DPC, H. Yusuf Daniyal, menegaskan dukungan penuh atas inisiatif ini.

Selain itu, hari ini tim kesekretariatan DPC sudah melakukan briefing untuk menyiapkan seluruh kebutuhan teknis dan administrasi menjelang acara besok, memastikan sosialisasi berjalan lancar dan seluruh peserta dapat mengikuti acara dengan tertib.

Menurut Gus Halim, sosialisasi SK penting karena DPW dan DPC merupakan peserta Musyawarah Wilayah (Muswil) yang telah melalui proses panjang sejak awal, termasuk penyampaian dan pengakomodasian berbagai usulan dalam forum Muswil.

“Sosialisasi ini penting agar seluruh struktur mengetahui secara utuh hasil dari tahapan Muswil yang telah dilaksanakan di seluruh DPW se-Indonesia,” ujar Gus Halim.

Ia menegaskan, langkah penataan kepengurusan ini merupakan bagian dari arahan Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, agar PKB tidak hanya berorientasi pada kemenangan elektoral, tetapi juga siap mengelola pemerintahan dengan baik dan bertanggung jawab.

“Kalau hanya sekadar menang itu bukan pekerjaan berat. Tantangan terberat adalah setelah menang, apakah kita mampu mengelola pemerintahan dengan baik. Kalau tidak, kemenangan itu tidak ada gunanya,” tegasnya.

Gus Halim menjelaskan, seluruh hasil Muswil, termasuk struktur kepengurusan yang telah ditetapkan, program kerja, serta langkah-langkah lanjutan, disampaikan secara terbuka kepada jajaran DPW dan DPC melalui pertemuan daring (Zoom).

Usai sosialisasi tersebut, DPP PKB akan menggelar pengukuhan seluruh pengurus DPW PKB yang baru disertai dengan Akademi Politik Kebangsaan (Akpolbang). Pengukuhan ini, yang akan diikuti oleh Ketua dan Sekretaris Dewan Syuro, serta Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Dewan Tanfidz, dijadwalkan berlangsung pada 1–3 Februari 2026, sesuai amanat AD/ART, peraturan partai, dan keputusan DPP PKB tentang kaderisasi.

Selain itu, pengukuhan pengurus DPW juga akan dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) dan orientasi politik bagi seluruh jajaran pengurus DPW masa bakti 2026–2031, yang dilaksanakan di masing-masing provinsi mulai Februari hingga minggu pertama April 2026.

Ia menambahkan, pelantikan pengurus DPW pada 1–3 Februari 2026 bukan sekadar seremonial, melainkan disertai penandatanganan kontrak komitmen dan kontrak kinerja oleh para Ketua DPW.

“Ada dua kontrak yang ditandatangani, kontrak komitmen dan kontrak kinerja. Ditambah Akpolbang, ini menegaskan bahwa PKB serius menyiapkan kader untuk mengelola pemerintahan dan mengabdi kepada bangsa dan negara sesuai ideologi partai,” tutur Gus Halim.

Gus Halim optimistis, publik akan melihat secara langsung soliditas PKB dalam menata struktur organisasi. “Kami sangat yakin ketika publik mencermati dinamika internal PKB, mereka akan sampai pada kesimpulan bahwa PKB adalah partai dengan soliditas tinggi, yang benar-benar memperhitungkan kualitas, totalitas kinerja, dan komitmen jangka panjang,” pungkasnya.

 

Tim Redaksi I

Learn More →