The post Sekolah Kader Loyalis : Antara Ideologi, Kepemimpinan, dan Pengabdian appeared first on DPC PKB Kabupaten Pasuruan.
]]>Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari ini diikuti oleh perwakilan lima pengurus dari masing-masing Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kabupaten Pasuruan dengan total peserta mencapai 120 orang . Agenda ini merupakan bagian dari program nasional Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) DPP PKB yang bertujuan memperkuat ideologi, loyalitas, dan kapasitas kader di seluruh daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan, HM Sudiono Fauzan , menyampaikan pernyataan bahwa setiap kader PKB harus berada dalam satu barisan perjuangan di bawah Arah Ketua Umum DPP PKB, H. Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) .
“Kader PKB tidak boleh goyah, tidak boleh menyimpang dari garis perjuangan Ketua Umum DPP PKB. Loyalitas dan komitmen kader harus searah dengan visi besar Gus Muhaimin dalam memperjuangkan keadilan, kesejahteraan, dan kemaslahatan rakyat,” tegas Sudiono.
Ia menambahkan, pendidikan kader ini bukan sekadar forum pembelajaran, melainkan momentum untuk meneguhkan ideologi dan arah politik partai di tingkat daerah.
“Kita harus memastikan seluruh kader memiliki semangat juang, karakter tangguh, dan kesetiaan yang tak tergoyahkan. PKB lahir dari rahim perjuangan Nahdlatul Ulama dan dibangun di atas nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah. Maka, setiap kader wajib menjaga marwah partai dengan disiplin dan integritas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Pasuruan, KH. Mujtaba A. Shomad , menyampaikan pesan yang santun namun tegas tentang pentingnya merawat kaderisasi sebagai bagian dari perjuangan panjang PKB.
“Kaderisasi adalah cara kita merawat semangat perjuangan. Kader yang dirawat dengan baik akan tumbuh menjadi pejuang yang berakhlak dan memahami arah perjuangan partai. Inilah yang membuat PKB tetap kuat dan berjanji,” ungkap KH. Mujtaba.
Beliau menekankan bahwa kaderisasi harus menjadi ruh perjuangan yang dijalankan secara berkelanjutan dan penuh tanggung jawab.
Menariknya, hingga saat ini Lembaga Kaderisasi Kabupaten (LKK) PKB Pasuruan telah melaksanakan 12 titik Sekolah Kader Perubahan (SKP) melalui Fraksi PKB Kabupaten Pasuruan yang digelar di berbagai kecamatan.
Peserta SKP ini tidak berasal dari partai struktural maupun lembaga PKB , melainkan masyarakat umum yang memiliki semangat semangat dan kepedulian sosial.
Program Sekolah Kader Perubahan menjadi langkah strategis Fraksi PKB dalam memperluas basis ideologi dan memperkuat jejaring sosial politik di tingkat akar rumput. Melalui SKP, Fraksi PKB berharap lahir kader-kader perubahan yang progresif, setia, dan berkarakter semangat kuat.
Dengan sinergi antara LKK, Fraksi PKB, dan Arah tegas Ketua Umum DPP PKB , DPC PKB Kabupaten Pasuruan menegaskan komitmennya untuk terus menyiapkan kader yang militan, berintegritas, dan siap memperjuangkan nilai-nilai kemaslahatan umat dan bangsa.
The post Sekolah Kader Loyalis : Antara Ideologi, Kepemimpinan, dan Pengabdian appeared first on DPC PKB Kabupaten Pasuruan.
]]>The post Hanif Dhakiri Soroti Pertumbuhan Ekonomi: Jangan Hanya Andalkan Konsu appeared first on DPC PKB Kabupaten Pasuruan.
]]>Kinerja ekonomi tersebut dinilai sebagai pencapaian penting di tengah ketidakpastian global dan tekanan eksternal yang masih berlangsung. Meski begitu, FPKB menilai capaian ini belum cukup untuk dijadikan alasan berpuas diri.
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKB, Hanif Dhakiri, menekankan pentingnya penguatan fondasi ekonomi nasional. Menurutnya, pertumbuhan yang menggembirakan ini harus dikawal agar tidak hanya ditopang oleh stimulus jangka pendek atau konsumsi sesaat.
“Capaian 5,12 persen tentu menggembirakan, tapi harus dikawal agar tidak semata ditopang stimulus dan konsumsi sesaat. Fondasi ekonominya harus diperkuat, terutama dari sektor-sektor produktif rakyat,” ujar Hanif Dhakiri.
Ia menambahkan bahwa sektor-sektor produktif rakyat, seperti UMKM, pertanian, perikanan, dan industri kreatif, harus mendapatkan perhatian lebih. Penguatan pada sektor ini akan menciptakan daya tahan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Selain itu, Hanif juga mengingatkan pemerintah agar menjaga stabilitas makroekonomi, meningkatkan kualitas belanja negara, serta mempercepat reformasi struktural guna mendorong investasi dan penciptaan lapangan kerja.
FPKB berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan ekonomi agar berpihak pada rakyat dan mendorong transformasi ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.
Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, FPKB juga akan terus memastikan agar setiap kebijakan pemerintah terkait pertumbuhan ekonomi tetap menjawab kebutuhan riil masyarakat bawah, tidak hanya angka-angka statistik semata.
The post Hanif Dhakiri Soroti Pertumbuhan Ekonomi: Jangan Hanya Andalkan Konsu appeared first on DPC PKB Kabupaten Pasuruan.
]]>