Jakarta — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) menyelenggarakan kegiatan pelatihan hidroponik bagi siswa dan guru di SLB B/C Harapan Ibu, Kemayoran, Jakarta.
Acara ini dihadiri oleh Pembina DWP Kemenko PM, Rustini Muhaimin Iskandar, yang memberikan motivasi dan semangat kepada para siswa. Dalam sambutannya, Rustini menegaskan bahwa kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai bebas dari penjajahan, melainkan juga tentang kebebasan untuk bermimpi, berkarya, serta saling memberdayakan antar sesama.
“Kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas anugerah kemerdekaan yang diperjuangkan dengan darah dan air mata para pendahulu kita. Delapan puluh tahun lalu, Indonesia merdeka dari penjajahan. Tapi hari ini, kita juga harus merdeka untuk bermimpi, untuk berkarya, dan untuk saling memberdayakan satu sama lain,” ungkap Rustini.
Pelatihan hidroponik yang diberikan tidak hanya bertujuan mengenalkan teknik pertanian modern, tetapi juga sebagai sarana pembekalan keterampilan bagi siswa berkebutuhan khusus. Harapannya, mereka mampu mengembangkan potensi diri serta memiliki bekal kemandirian di masa depan.
Rustini menambahkan, bahwa kemerdekaan harus diisi dengan aksi nyata yang memberi manfaat bagi orang lain. “Kemerdekaan bukan hanya soal merayakan sejarah, tapi juga bagaimana kita bisa memberi ruang pemberdayaan untuk sesama. Anak-anak ini punya semangat luar biasa yang patut kita dukung,” ujarnya.
Dalam suasana penuh kehangatan, Rustini menyapa para siswa SLB dengan penuh perhatian. Momen kebersamaan itu menegaskan bahwa pendidikan inklusif dan pemberdayaan harus menjadi prioritas untuk menciptakan Indonesia yang lebih adil dan setara.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari guru dan orang tua murid. Mereka menilai, pelatihan semacam ini sangat bermanfaat untuk membuka wawasan baru bagi anak-anak agar lebih percaya diri dalam berkarya.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai kemerdekaan, DWP Kemenko PM berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di berbagai daerah. Program ini menjadi bentuk nyata bahwa kemerdekaan juga berarti kesempatan yang sama bagi semua anak bangsa untuk berkembang dan berdaya.
