Pasuruan – Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Bangsa Kabupaten Pasuruan periode 2025–2030 resmi dilantik oleh Sekretaris Jenderal Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Bangsa, Muh. Rodli Kaelani, dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat, Minggu (24/8).
Pelantikan ini turut dihadiri oleh jajaran Dewan Syura dan Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Pasuruan, para kiai, serta pimpinan lembaga sayap partai, seperti Lembaga Kaderisasi, Perempuan Bangsa, dan Panji Bangsa. Hadir pula Wakil Ketua Harian DPP PKB Gielbran Muhammad Noor, Ketua DKW Garda Bangsa Jawa Timur Ubaidillah, Anggota DPR RI Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag., Anggota DPRD Jawa Timur Dra. Hj. Aida Fitriati, M.Pd.I., serta Multazamudz Dzikri. Seluruh Dewan Koordinasi Anak Cabang (DKAC) se-Kabupaten Pasuruan juga ikut meramaikan acara tersebut.
Dalam sambutannya, Muh. Rodli Kaelani menekankan pentingnya peran strategis Garda Bangsa sebagai barisan terdepan perjuangan politik PKB, khususnya dalam menghadapi dinamika Pemilu 2029.
“Garda Bangsa adalah benteng muda PKB yang harus tampil di garis depan. Kader-kader muda tidak boleh pasif. Mereka harus menjadi motor penggerak, membawa energi baru dalam perjuangan politik dan sosial,” tegas Rodli.
Ketua DKC Garda Bangsa Kabupaten Pasuruan, H. Sa’ad Muafi, S.H., atau akrab disapa Gus Muafi, menegaskan bahwa kepengurusan baru ini siap bekerja secara kolaboratif dan inovatif. Menurutnya, Garda Bangsa Pasuruan tidak hanya akan menjadi penggerak politik, tetapi juga agen perubahan sosial yang konkret di tengah masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk menciptakan gebrakan-gebrakan nyata bagi bangsa, agama, dan negara. Kami yakin, PKB akan kembali menjadi pemenang di Pemilu 2029! Tapi dengan syarat, semua elemen sayap partai harus bersatu Garda Bangsa, Perempuan Bangsa, hingga Panji Bangsa,” ujar Gus Muafi disambut sorak semangat para kader.
Tak hanya berhenti di situ, Gus Muafi kembali membakar semangat hadirin dengan orasi yang menggelora.
“Jangan pernah ragu! Jangan pernah mundur! Kita adalah garda terdepan yang akan memastikan kejayaan PKB di 2029. Semangat ini harus menyala dari Pasuruan, untuk kemenangan nasional!”
Sementara itu, Ketua DKW Garda Bangsa Jawa Timur, Ubaidillah, mengingatkan pentingnya aktualisasi kader melalui program-program yang relevan dan berdampak.
“Kader Garda Bangsa harus mampu menjawab tantangan zaman dengan kegiatan yang kreatif dan inovatif. Tidak cukup hanya loyal, tapi juga harus adaptif dan progresif,” ungkapnya.
Pelantikan ini menandai langkah awal konsolidasi kader muda PKB di wilayah Pasuruan, dengan semangat baru untuk meraih kemenangan besar dalam kontestasi politik mendatang. Garda Bangsa diharapkan menjadi kekuatan solid yang tidak hanya militan secara politik, tetapi juga aktif dalam pengabdian sosial.
