Pasuruan — Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Karim, M.Si, menegaskan bahwa politik kehadiran merupakan kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Menurutnya, politik tidak boleh berhenti pada retorika dan janji, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan nyata yang benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Abdul Karim yang akrab disapa Cak Karim menyampaikan bahwa kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat menjadi syarat penting agar kebijakan yang dihasilkan tidak bersifat elitis. Dengan turun langsung dan mendengar aspirasi warga, persoalan riil di lapangan dapat dipahami secara utuh.
“Politik harus hadir sebagai solusi. Kesejahteraan rakyat tidak bisa diwujudkan hanya dengan wacana, tetapi dengan kebijakan yang lahir dari kebutuhan nyata masyarakat,” ujar Cak Karim, Jumat (tanggal menyesuaikan).
Ia menuturkan, komitmen tersebut sejalan dengan arahan Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PKB Jawa Timur beberapa waktu lalu. Dalam forum tersebut, Gus Muhaimin menekankan agar seluruh kader dan anggota DPRD PKB menjadikan kebutuhan riil masyarakat sebagai landasan utama dalam merumuskan kebijakan publik.
“Pesan itu menegaskan bahwa politik tidak boleh berjarak dengan rakyat. Orientasi utama setiap kebijakan haruslah kesejahteraan masyarakat,” kata Cak Karim.
Sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Cak Karim memberi perhatian khusus pada sektor-sektor strategis yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan rakyat, antara lain pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, serta perlindungan sosial. Menurutnya, penguatan sektor-sektor tersebut menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Cak Karim juga menilai Kabupaten Pasuruan memiliki potensi besar untuk mendorong kesejahteraan rakyat. Potensi tersebut meliputi sektor pertanian, peternakan, UMKM, serta pendidikan keagamaan yang tumbuh kuat di tengah masyarakat. Namun, potensi itu harus dikelola melalui kebijakan yang tepat sasaran, berkeadilan, dan berpihak kepada rakyat kecil.
“Kabupaten Pasuruan memiliki modal sosial dan ekonomi yang kuat. Tugas wakil rakyat adalah memastikan kebijakan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, ukuran keberhasilan politik tidak terletak pada jabatan atau posisi kekuasaan, melainkan pada sejauh mana masyarakat merasakan dampak nyata dari kebijakan yang diambil. “Jika kesejahteraan rakyat meningkat dan dirasakan langsung, di situlah politik menemukan maknanya,” pungkas Cak Karim.POLITIK HARUS HADIR
MENJAWAB KEBUTUHAN RIIL RAKYAT
