Pasuruan – dpcpkbkabupatenpasuruan.com, Konflik agraria kembali terjadi di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Kali ini, konflik melibatkan lahan Alas Telogo yang selama ini dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk bertani dan memenuhi kebutuhan hidup mereka. 24/1/2025
Sejumlah warga mengaku khawatir kehilangan akses atas lahan tersebut akibat klaim dan kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat. Kondisi ini memicu keresahan, karena tanah tersebut menjadi sumber penghidupan utama bagi banyak keluarga.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PKB, Rudi Hartono, mendesak negara untuk hadir dan bertanggung jawab dalam melindungi hak-hak warga. Ia menegaskan bahwa konflik agraria tidak boleh diselesaikan dengan cara yang merugikan masyarakat kecil.
“Negara harus hadir dan memastikan hak warga terlindungi. Jangan sampai masyarakat yang sudah lama menggantungkan hidupnya di sana justru tersingkir,” tegas Rudi Hartono.
Menurutnya, penyelesaian konflik agraria harus mengedepankan dialog, keadilan, dan transparansi. Ia juga meminta pemerintah dan pihak terkait untuk turun langsung ke lapangan guna mendengarkan aspirasi warga serta mencari solusi yang adil bagi semua pihak.
Rudi Hartono menambahkan, konflik seperti ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat memicu masalah sosial yang lebih besar. Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata agar warga Alas Telogo mendapatkan kepastian dan perlindungan hukum.
