Pasuruan, 1 Mei 2026 – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pasuruan terus memperkuat peran politik kerakyatan melalui program “Jum’at Hari Fraksi”. Program ini menjadi sarana strategis untuk membuka ruang dialog langsung antara Fraksi PKB dan masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi yang berkembang di berbagai lapisan.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPC PKB Kabupaten Pasuruan ini dihadiri oleh jajaran pengurus partai, anggota Fraksi PKB DPRD, serta masyarakat. Dalam forum tersebut, berbagai isu disampaikan secara terbuka, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan, H.M. Yusuf Daniyal, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen nyata PKB untuk hadir dan mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat.
“Melalui Jum’at Hari Fraksi, kami ingin memastikan bahwa aspirasi masyarakat tidak hanya didengar, tetapi juga diperjuangkan secara konkret dalam kebijakan,” ujarnya.
Menurutnya, komunikasi yang intensif antara masyarakat dan wakil rakyat sangat penting untuk menciptakan kebijakan yang tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa Fraksi PKB akan terus menjadi jembatan antara kepentingan masyarakat dan pemerintah daerah.
Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menambahkan bahwa program ini juga menjadi sarana evaluasi dan peningkatan kinerja partai.
“Kami berupaya membangun budaya politik yang terbuka, responsif, dan solutif. Setiap aspirasi yang masuk akan kami catat dan kawal bersama anggota fraksi,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa nilai-nilai amanah, melayani, profesional, transparan, dan berintegritas menjadi landasan utama dalam menjalankan setiap program PKB.
Dengan adanya program Jum’at Hari Fraksi, PKB Kabupaten Pasuruan berharap dapat mempererat hubungan dengan masyarakat serta menghadirkan solusi nyata atas berbagai persoalan yang dihadapi warga. Program ini diharapkan mampu mendorong terciptanya kebijakan yang lebih inklusif dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
