PASURUAN — Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Pasuruan, KH. Shonhaji Abd. Wahid atau Gus Shonhaji, menunjukkan komitmen dan istiqamah dalam memberikan kontribusi kepada pengurus PKB dan NU. Setiap bulan, sebagian gajinya secara rutin disisihkan untuk mendukung kegiatan organisasi di tingkat bawah.
Komitmen tersebut kembali diwujudkan dalam kegiatan rutin bulanan DPAC PKB Gondangwetan yang berlangsung di Desa Tebas, Kecamatan Gondangwetan, Jumat (14/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan kontribusi bulanan untuk DPAC dan DPRt-DPRt PKB serta ranting-ranting NU se-MWC NU Gondangwetan. Kontribusi itu menjadi bagian dari dukungan terhadap pengurus yang selama ini menjalankan berbagai aktivitas organisasi di tengah masyarakat.
Bagi Gus Shonhaji, istiqamah jauh lebih penting daripada sekadar besar kecilnya kontribusi. Menurutnya, dukungan kepada pengurus harus dilakukan secara rutin dan tidak bergantung pada momentum tertentu.
«“Yang penting istiqamah. Pengurus PKB dan NU harus terus kita dukung. Jangan hanya diingat ketika ada kepentingan atau ketika membutuhkan suara,” tegas Gus Shonhaji.»
Ia menilai pengurus di tingkat bawah merupakan bagian penting dari kekuatan organisasi. Mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat, menjalankan kegiatan, menjaga komunikasi, serta mempertahankan keberadaan organisasi di tengah masyarakat.
Karena itu, Gus Shonhaji menegaskan bahwa dukungan kepada pengurus tidak boleh bersifat musiman. Menurutnya, organisasi yang kuat dibangun melalui kepedulian dan konsistensi yang dilakukan terus-menerus.
“Kalau kita ingin organisasi tetap kuat, jangan hanya meminta pengurus bekerja. Kita juga harus ikut memberikan dukungan. Sedikit tetapi rutin, insyaallah lebih berarti,” ujarnya.
Sebagai anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Pasuruan, Gus Shonhaji mengatakan kontribusi tersebut merupakan bagian dari tanggung jawabnya kepada organisasi dan para pengurus yang berada di lapangan.
Rutinan bulanan DPAC PKB Gondangwetan sendiri dilaksanakan secara bergilir di tingkat ranting. Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi, komunikasi, sekaligus konsolidasi antara pengurus PKB dan NU.
Selain penyerahan kontribusi, kegiatan di Desa Tebas juga diisi dengan pembacaan Nadzom Burdah sebagai bagian dari pelaksanaan instruksi DPP PKB.
Gus Shonhaji berharap kebiasaan tersebut dapat terus dijaga dan menjadi bagian dari budaya organisasi. Menurutnya, dukungan yang diberikan secara istiqamah akan lebih bermanfaat bagi keberlangsungan kegiatan pengurus.
Ia juga menekankan bahwa hubungan antara PKB dan NU harus dijaga melalui komunikasi, kebersamaan, dan kontribusi nyata.
“Istiqamah itu yang penting. Jangan hanya ramai ketika ada agenda. Selama pengurus bekerja, selama itu pula kita harus hadir memberikan dukungan,” pungkas Gus Shonhaji.
