PASURUAN — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pasuruan menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musanting) DPRt PKB Kabupaten Pasuruan. Rakor tersebut menjadi bagian dari upaya mematangkan kesiapan organisasi sebelum pelaksanaan musranting di tingkat ranting.
Kegiatan diikuti jajaran Tim Pembentukan Kepengurusan (TPK) serta dihadiri KSB DPC PKB Kabupaten Pasuruan. Rakor membahas sejumlah hal yang berkaitan dengan persiapan pelaksanaan musranting, termasuk koordinasi dan pembagian tugas masing-masing unsur yang terlibat.
Sekretaris DPC PKB Kabupaten Pasuruan, H. Samsul Hidayat, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa persiapan yang matang menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan musranting berjalan tertib dan sesuai dengan mekanisme organisasi.
Menurut Samsul, TPK memiliki peran penting dalam mempersiapkan proses pembentukan kepengurusan di tingkat ranting. Karena itu, setiap anggota TPK perlu memahami tugas dan tanggung jawabnya sebelum turun dalam pelaksanaan musranting.
“Rakor ini menjadi bagian penting untuk menyamakan persepsi dan memastikan seluruh unsur yang terlibat memahami tugas masing-masing. Kita ingin pelaksanaan musranting berjalan tertib, terarah, dan sesuai dengan ketentuan organisasi,” ujar Samsul.
Ia menambahkan, koordinasi antara DPC, TPK, dan struktur di tingkat ranting perlu diperkuat. Komunikasi yang baik akan memudahkan pelaksanaan setiap tahapan sekaligus mengantisipasi berbagai persoalan yang mungkin muncul di lapangan.
Musranting DPRt sendiri merupakan bagian dari proses penataan dan penguatan struktur organisasi PKB di tingkat ranting. Keberadaan kepengurusan yang tertata dinilai penting untuk menopang kerja organisasi hingga tingkat paling bawah.
Dalam rakor tersebut, peserta juga mendapatkan arahan mengenai teknis persiapan musranting. Pembagian tugas dilakukan agar proses pembentukan kepengurusan tidak berjalan secara parsial dan setiap unsur mengetahui peran yang harus dijalankan.
Samsul menegaskan bahwa konsolidasi organisasi tidak berhenti pada pembentukan kepengurusan. Setelah struktur terbentuk, komunikasi dan koordinasi tetap diperlukan agar kepengurusan ranting dapat menjalankan fungsi organisasi secara berkelanjutan.
“Yang kita bangun bukan hanya struktur, tetapi juga kerja organisasi yang solid. Karena itu, proses pembentukan kepengurusan harus dipersiapkan dengan baik sejak awal,” tambahnya.
Melalui rakor tersebut, DPC PKB Kabupaten Pasuruan berharap seluruh TPK dapat menjalankan tugas secara optimal. Persiapan yang dilakukan secara terkoordinasi diharapkan menjadi fondasi bagi pelaksanaan musranting yang tertib sekaligus memperkuat struktur PKB di tingkat ranting.
