Pasuruan – Ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan, H. M. Yusuf Daniyal, S.T., M.M., atau yang akrab disapa Mas Deni, menyatakan dukungan penuh terhadap Gerakan Nasional “Satu Kelahiran, Satu Tanam Pohon” yang dilaksanakan oleh DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Pasuruan di kawasan Pelataran Arjuna, Kecamatan Prigen, Jumat (30/5/2026).
Menurut Mas Deni, gerakan tersebut merupakan langkah nyata dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Selain memiliki manfaat ekologis, program tersebut juga mengandung nilai edukasi dan tanggung jawab sosial yang perlu terus ditanamkan di tengah masyarakat.
“Gerakan ini memiliki makna yang sangat baik. Setiap kelahiran tidak hanya menjadi anugerah bagi keluarga, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk memberikan manfaat bagi lingkungan melalui penanaman pohon. Ini adalah bentuk investasi jangka panjang bagi masa depan generasi bangsa,” ujar Mas Deni.
Ia menilai, gerakan yang digagas Perempuan Bangsa tersebut sejalan dengan semangat perjuangan Partai Kebangkitan Bangsa dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan keberlangsungan sumber daya alam serta kualitas lingkungan hidup.
Mas Deni menjelaskan bahwa PKB secara konsisten mendukung berbagai program yang berorientasi pada pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, Gerakan “Satu Kelahiran, Satu Tanam Pohon” dinilai selaras dengan arah kebijakan dan komitmen yang terus diperjuangkan oleh DPP PKB dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Komitmen terhadap lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjuangan PKB. Kami meyakini bahwa pembangunan yang baik adalah pembangunan yang mampu menghadirkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian alam. Karena itu, gerakan seperti ini patut mendapat dukungan dan terus dikembangkan,” katanya.
Lebih lanjut, Mas Deni mengapresiasi langkah Perempuan Bangsa Kabupaten Pasuruan yang tidak hanya hadir melalui kegiatan sosial kemasyarakatan, tetapi juga aktif menginisiasi program-program yang memberikan dampak positif bagi lingkungan.
Ia berharap gerakan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mulai membiasakan diri menanam dan merawat pohon sebagai bagian dari gaya hidup yang peduli terhadap lingkungan.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau kelompok tertentu, melainkan tanggung jawab bersama. Semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam gerakan penghijauan, semakin besar pula manfaat yang akan dirasakan oleh generasi mendatang,” pungkasnya.
Melalui Gerakan Nasional “Satu Kelahiran, Satu Tanam Pohon”, PKB Kabupaten Pasuruan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan terus meningkat sehingga tercipta kehidupan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi masa depan bangsa.
