Gempol, 1 Agustus 2024 – Calon Bupati Pasuruan, KH. Abdul Mujib Imron, S.H., M.H., yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Mujib, memimpin acara Musyawarah Ranting (Musran) Kwartir Ranting (Kwaran) Gempol yang berlangsung pada pukul 09.00 WIB di kantor Kecamatan Gempol.
Acara ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta, termasuk pengurus dan anggota pramuka setempat. Dalam sambutannya, Gus Mujib mengawali dengan menyapa seluruh pengurus pramuka Kwaran Gempol dan menekankan pentingnya pengabdian sebagai pramuka yang sejajar dengan pengabdian sebagai guru.
Menurutnya, keduanya merupakan bentuk pengabdian mulia yang melibatkan mendidik generasi muda. Gus Mujib menggarisbawahi peran pramuka dalam memunculkan potensi diri pemuda. dia menyampaikan bahwa kegiatan pramuka harus mendorong pemuda untuk mencintai lingkungan dan menanamkan nilai-nilai nasionalisme yang tidak hanya sebatas hafal Pancasila, tetapi juga mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, penting bagi pemuda untuk memiliki rasa patriotisme yang tinggi sebagai bagian dari upaya membangkitkan semangat kebangsaan di tingkat lokal. Sebagai calon bupati, Gus Mujib menekankan bahwa seorang pemimpin harus mampu mengayomi dan menginspirasi. dia juga menyoroti pentingnya melatih anak-anak agar menjadi disiplin dan menciptakan chemistry antara pendidik dan murid untuk mencapai hasil pendidikan yang optimal.
Gus Mujib mengibaratkan para pramuka dan pendidik sebagai pejuang pendidikan dan mengatakan bahwa mereka juga adalah pejuang pramuka. “Kita jangan lupa dengan tugas mendidik dan peran kita sebagai kader pramuka. Kita harus mampu membedakan antara maslahah (kebaikan) dan mafsadah (kerusakan),” ujarnya, mengutip salah satu prinsip dari Gus Dur yang menyatakan bahwa kebijakan seorang pemimpin harus mempertimbangkan kemaslahatan umum.
Gus Mujib juga menegaskan komitmennya untuk menjadi pemimpin yang merakyat jika dia terpilih sebagai Kamabicab. dia menyatakan tidak ingin hanya duduk di belakang meja, tetapi aktif dalam masyarakat. “Pejuang yang berjuang dengan ikhlas insya Allah akan masuk surga lewat pintu jihad dan pengabdian,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Gus Mujib berharap agar pemimpin mendatang tetap amanah dan tidak terlibat dalam praktik korupsi. dia menekankan pentingnya niat untuk mengabdi dan berjuang dalam setiap langkah. Acara Musran Kwaran Gempol ditutup dengan bacaan bismillah oleh Gus Mujib, sebagai simbolisasi dimulainya kegiatan tersebut dengan penuh berkah.
