Konsolidasi Tim Multazamu Dzikri: Gus Mujib Paparkan Visi dan Program Unggulan untuk Pasuruan

Spread the love

Pasuruan, 08 Agustus 2024 – KH Abdul Mujib Imron, SH, MH, calon bupati Pasuruan, hadir dalam acara konsolidasi bersama Tim Multazamudz Dzikri di Rumah Makan Sumber Rejeki, Warungdowo. Acara tersebut menjadi ajang untuk memaparkan visi dan misi calon bupati kepada masyarakat dan tim pendukung.

Gus Mujib mengawali pertemuan dengan memberikan sambutan hangat dan penghargaan kepada Mas Multazam, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Terpilih. Dalam pidatonya, Gus Mujib menjelaskan potensi besar Kabupaten Pasuruan, yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Jawa Timur. Menurutnya, keberhasilan Pasuruan sebagai penghasil padi tidak cukup hanya dengan mengandalkan dukungan anggota DPRD, tetapi juga memerlukan kepemimpinan yang efektif di tingkat kabupaten.

Gus Mujib mengungkapkan bahwa motivasi awal dirinya maju sebagai calon bupati adalah dorongan dari para masyayikh dan habaib Pasuruan. Beliau bercita-cita menjadi pemimpin yang dekat dengan rakyat, tidak hanya duduk di meja, tetapi aktif turun ke desa-desa untuk memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Beliau juga mengungkapkan rencana anggaran sebesar 166 miliar rupiah untuk program Universal Health Coverage (UHC) dan menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Khususnya, CSR yang fokus pada pesisir akan diarahkan untuk memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada para nelayan.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Mujib berjanji akan mengabdi sepenuh hati untuk masyarakat, mengikuti pesan dari gurunya untuk tidak mencari keuntungan pribadi dalam jabatan publik. Beliau juga menyampaikan pentingnya program pendidikan seperti Madin dan TPQ sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan di Pasuruan.

Gus Mujib meminta doa dan dukungan dari peserta untuk keberhasilannya dalam pemilihan bupati Pasuruan 2024. Ia mengapresiasi tim Multazamu Dzikri yang telah memfasilitasi acara ini dan berkomitmen untuk menjadi pemimpin yang melayani, bukan dilayani. Beliau menutup acara dengan doa untuk kesuksesan bersama dan keberkahan bagi semua yang hadir.

 

Tim Redaksi I

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *