Malang – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Dra. Hj. Aida Fitriati, M.Pd.I atau yang akrab disapa Ning Fitri, menyampaikan optimismenya terhadap perkembangan konsep Sekolah Rakyat sebagai solusi efektif untuk memperluas akses pendidikan di Jawa Timur.
Kunjungan langsung ke Sekolah Rakyat Muhammadiyah Al-Mahfudz (SRMA) 22 Kota Malang memberikan gambaran nyata tentang bagaimana program pendidikan karakter dan fasilitas memadai dapat menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan berkualitas.
“Sekolah Rakyat bukan hanya soal memberikan pendidikan, tapi juga menanamkan karakter dan nilai-nilai positif sejak dini. Ini sangat penting bagi masa depan anak-anak kita,” ungkap Ning Fitri saat meninjau fasilitas SRMA 22 Malang.
Menurut Ning Fitri, tahun 2025 ini akan ada 19 Sekolah Rakyat yang mulai beroperasi di berbagai daerah di Jawa Timur. Program ini diharapkan dapat membuka kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan merata.
Program Sekolah Rakyat mengusung konsep pembelajaran yang inklusif dengan pendekatan pendidikan formal yang dipadukan dengan penguatan karakter. Langkah ini mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah serta DPRD Jawa Timur sebagai upaya nyata dalam pemerataan kualitas pendidikan.
Komisi E DPRD Jatim sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Sekolah Rakyat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mengedepankan akademik, tetapi juga pengembangan kepribadian siswa.
“Kami berharap konsep ini dapat direplikasi di seluruh Jawa Timur, khususnya daerah yang masih mengalami kesulitan akses pendidikan. Ini adalah investasi penting bagi pembangunan sumber daya manusia Jawa Timur,” tambah Ning Fitri.
Ning Fitri juga mengajak masyarakat dan seluruh elemen terkait untuk mendukung pengembangan Sekolah Rakyat agar pendidikan berkualitas dan merata bisa terwujud dengan baik di seluruh provinsi.
Dengan program yang terus berkembang, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi efektif menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mudah dijangkau, tetapi juga membentuk karakter generasi penerus yang tangguh.
