PASURUAN – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PKB, Dra. Hj. Aida Fitriati, M.Pd.I., yang akrab disapa Ning Fitri, melakukan kunjungan kerja di daerah pemilihannya (dapil) Kabupaten Pasuruan pada Kamis, 31 Juli 2025. Dalam kunjungan tersebut, ia menyoroti sejumlah persoalan mendasar yang masih terjadi di tengah masyarakat, khususnya terkait pendidikan, kesehatan, dan perlindungan anak.
Dalam bidang pendidikan, Ning Fitri menemukan bahwa masih banyak sekolah dan madrasah yang membutuhkan rehabilitasi fisik. Selain bangunan yang kurang layak, beberapa wilayah terpencil juga masih belum memiliki akses internet yang memadai, sehingga menghambat proses pembelajaran berbasis digital yang kini semakin dibutuhkan.
“Kita tidak bisa bicara pemerataan kualitas pendidikan jika infrastruktur dasar seperti gedung dan internet belum tersedia secara merata,” ungkap Ning Fitri kepada media.
Di sektor kesehatan, sejumlah puskesmas dilaporkan masih mengalami kekurangan tenaga medis dan alat kesehatan modern. Masyarakat juga menyampaikan keluhan terkait minimnya layanan kesehatan jiwa, yang semakin dibutuhkan pasca pandemi.
“Pandemi menyisakan dampak psikologis yang tidak ringan. Kita harus hadir dengan layanan kesehatan jiwa yang nyata hingga ke tingkat desa,” tegas Ning Fitri.
Masalah sosial dan perlindungan anak juga menjadi perhatian. Ning Fitri menemukan adanya anak-anak yang putus sekolah karena faktor ekonomi. Ia menilai kondisi ini harus segera direspons melalui intervensi sosial dan program beasiswa pendidikan yang tepat sasaran.
“Anak-anak kita harus diselamatkan dari jeratan kemiskinan struktural. Negara tidak boleh abai,” lanjutnya.
Melalui hasil kunjungan ini, Ning Fitri berkomitmen untuk membawa aspirasi masyarakat Pasuruan ke tingkat Provinsi Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa Komisi E DPRD Jatim akan mendorong agar persoalan ini segera masuk dalam prioritas kebijakan daerah.
