Pasuruan – Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Laily Qomariyah, S.Pd.I., menghadiri sekaligus mengapresiasi kegiatan Panen Padi Mentik Susu Probiotik yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah nyata Nahdlatul Ulama dalam memperkuat kemandirian pangan umat dan memberdayakan petani lokal.
Panen padi yang dilaksanakan di salah satu lahan pertanian binaan LPPNU Kabupaten Pasuruan tersebut menjadi bukti komitmen NU dalam mengembangkan sektor pertanian berkelanjutan. Varietas Mentik Susu Probiotik dikenal sebagai padi lokal unggulan yang memiliki cita rasa khas, nilai gizi tinggi, serta dibudidayakan dengan metode ramah lingkungan.
Laily Qomariyah menegaskan bahwa program pertanian yang digagas LPPNU sejalan dengan perjuangan PKB yang konsisten memperjuangkan kepentingan petani dan ketahanan pangan nasional. Menurutnya, pertanian berbasis probiotik merupakan solusi strategis di tengah tantangan degradasi lingkungan dan ketergantungan terhadap pupuk kimia.
“Panen padi Mentik Susu Probiotik ini adalah ikhtiar jam’iyah Nahdlatul Ulama dalam menjaga kedaulatan pangan. NU tidak hanya berdakwah melalui mimbar, tetapi juga melalui kerja nyata di sektor pertanian,” ujar Laily.
Ia menambahkan, keterlibatan LPPNU dalam pendampingan petani membuktikan bahwa organisasi keagamaan memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi umat. Melalui pendekatan berbasis kearifan lokal dan teknologi tepat guna, pertanian NU mampu menghasilkan produk yang sehat sekaligus bernilai ekonomi tinggi.
Sebagai wakil rakyat, Laily Qomariyah menyatakan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan daerah yang berpihak pada petani, termasuk penguatan anggaran pertanian, pendampingan kelompok tani, serta pengembangan varietas lokal unggulan.
Sementara itu, pengurus LPPNU Kabupaten Pasuruan menjelaskan bahwa penggunaan probiotik dalam budidaya padi bertujuan memperbaiki struktur tanah, meningkatkan hasil panen, serta menjaga keseimbangan ekosistem. Metode ini juga diharapkan mampu menekan biaya produksi petani dalam jangka panjang.
Kegiatan panen padi Mentik Susu Probiotik ini diharapkan menjadi inspirasi bagi warga NU dan masyarakat luas untuk mengembangkan pertanian yang mandiri, berkelanjutan, dan berkeadilan. Dengan sinergi antara LPPNU, petani, dan dukungan legislatif, Kabupaten Pasuruan diyakini mampu menjadi salah satu lumbung pangan berbasis nilai-nilai ke-NU-an.
