Pasuruan – Sebanyak 125 kader dari unsur DPAC, DPRt, Panji Bangsa, dan Perempuan Bangsa mengikuti Pendidikan Politik yang diselenggarakan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pasuruan di Lesehan Pak Majid, Pandaan, Senin (29/6). Kegiatan bertema “Merajut Pasuruan dengan Politik Persatuan” itu menjadi forum penguatan ideologi, konsolidasi organisasi, dan peningkatan kapasitas kader dalam mengawal perjuangan partai di tengah masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan sekaligus Ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan, H. Samsul Hidayat, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa politik bagi PKB bukan sekadar kontestasi kekuasaan, melainkan jalan perjuangan untuk mewujudkan kemaslahatan umat, keadilan sosial, dan kesejahteraan masyarakat.
“Berpolitik itu ibadah, ber-PKB itu barokah. Politik harus dilandasi niat mengabdi, memperjuangkan kepentingan rakyat, serta menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan. Ketika politik dijalankan dengan keikhlasan, maka setiap langkah perjuangan bernilai ibadah,” ujar Samsul Hidayat.
Ia menjelaskan bahwa PKB lahir dari semangat perjuangan para ulama dan warga Nahdlatul Ulama (NU) untuk menghadirkan politik yang santun, moderat, inklusif, serta berorientasi pada kemaslahatan bangsa. Karena itu, kader PKB harus menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Menurut Samsul Hidayat, kader PKB harus memegang teguh prinsip perjuangan partai, yakni memperjuangkan nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mengamalkan Pancasila, serta merawat keberagaman sebagai kekuatan bangsa.
“PKB tidak boleh jauh dari rakyat. Kader harus hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, membantu menyelesaikan persoalan, serta menjadi pelayan masyarakat. Di situlah makna perjuangan politik yang sesungguhnya,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai ideologi dan platform perjuangan PKB, etika politik, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta strategi memperkuat organisasi hingga tingkat ranting. Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas tantangan kader dalam menghadapi dinamika politik sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Samsul Hidayat juga mengajak seluruh kader untuk menjaga soliditas organisasi menjelang berbagai agenda politik ke depan. Ia menekankan bahwa kekuatan PKB terletak pada militansi kader, kedekatan dengan masyarakat, serta konsistensi dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.
“Pendidikan politik bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memperkuat karakter kader agar tetap istiqamah dalam perjuangan. PKB harus menjadi rumah besar perjuangan umat, menjaga persatuan, serta terus mengabdi demi kemajuan Kabupaten Pasuruan dan Indonesia,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan diikuti secara antusias oleh seluruh peserta. Melalui pendidikan politik ini, DPC PKB Kabupaten Pasuruan berharap lahir kader-kader yang memiliki ideologi kuat, loyal terhadap perjuangan partai, serta mampu menjadi garda terdepan dalam menghadirkan politik yang santun, religius, nasionalis, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
