PKB Pasuruan Gelar Mujahadah Qasidah Burdah Demi Keselamatan Bangsa

Spread the love

Pasuruan – Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan mujahadah Qasidah Burdah yang diikuti oleh kader dan masyarakat di berbagai titik. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur dalam rangka menjaga keselamatan bangsa melalui ikhtiar spiritual.

Dalam pelaksanaannya, setiap kader diminta membaca tiga bait pertama Qasidah Burdah sebanyak 4.444 kali. Amalan tersebut tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga diniatkan secara khusus untuk keselamatan bangsa dan kekuatan pemimpin Indonesia.

Menurut instruksi yang disampaikan, niat mujahadah meliputi empat hal utama. Pertama, memohon agar bangsa Indonesia selalu dijaga dari segala bentuk perpecahan dan bencana. Kedua, mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, dan keberhasilan dalam membimbing rakyat menuju Indonesia Maju. Ketiga, mendoakan Ketua Umum PKB Gus Muhaimin Iskandar agar selalu diberi kesehatan dan kekuatan dalam mengawal bangsa menuju cita-cita Baldatun Thoyyibatun wa Rabbun Ghafur. Keempat, mendoakan keselamatan, kesehatan, dan kekuatan bagi seluruh keluarga besar PKB dalam membesarkan partai demi kepentingan rakyat.

Selain itu, amalan mujahadah juga dilengkapi dengan washilah pembacaan Al-Fatihah. Doa tersebut ditujukan kepada Kanjeng Nabi Muhammad SAW, Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Hasbullah, Nyai Khodijah Hasbullah, para ulama, kiai pendiri, pengasuh pesantren NU, serta orang tua para kader.

Kepala Kantor DPC PKB Kabupaten Pasuruan, M. Arif Rahman Hakim, menyampaikan bahwa amalan Qasidah Burdah ini memiliki akar sejarah yang kuat dalam perjuangan NU dan bangsa. Ia menuturkan, tradisi mujahadah tersebut pernah dijalankan oleh Nyai Nur Khodijah Hasbullah, istri KH. Bisri Syansuri sekaligus adik KH. Wahab Hasbullah. Atas perintah KH. Wahab, amalan ini dilakukan ketika Indonesia menghadapi situasi sulit di masa lalu.

“Tradisi inilah yang kini kita hidupkan kembali. Semoga perjuangan politik PKB senantiasa mendapat keberkahan dan perlindungan Allah SWT,” ujarnya.

Arif juga menegaskan bahwa PKB tidak pernah memisahkan politik dari nilai-nilai spiritual. “Doa adalah kekuatan yang menyatukan kita dalam menjaga bangsa. Politik PKB selalu berlandaskan nilai perjuangan para muassis NU,” tambahnya.

Dengan semangat kebersamaan, DPC PKB Kabupaten Pasuruan berharap kegiatan mujahadah ini semakin memperkokoh kader baik secara lahir maupun batin. Amalan ini diharapkan membawa kebaikan, memperkuat keutuhan bangsa, serta mengiringi perjuangan PKB dalam mengabdi kepada rakyat.

Tim Redaksi I

Learn More →