Pasuruan – Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), Dra. Nur Laila, menegaskan bahwa pendidikan usia dini merupakan kunci utama dalam menentukan masa depan bangsa. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Car Free Day di Desa Logowok, Kecamatan Pohjentrek, Minggu pagi.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB itu diikuti oleh berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan, di antaranya Camat Pohjentrek, Kepala Desa Logowok, Karang Taruna Kecamatan Pohjentrek, serta warga setempat. Car Free Day dimanfaatkan sebagai ruang publik untuk olahraga bersama, silaturahmi, dan dialog sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Dra. Nur Laila memberikan perhatian khusus kepada para guru Raudlatul Athfal (RA) yang turut hadir. Ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pendidik anak usia dini yang selama ini berperan besar dalam membentuk karakter, akhlak, dan kecerdasan generasi penerus bangsa.
“Pendidikan usia dini adalah fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Dari sinilah karakter, nilai moral, dan kecerdasan anak dibentuk. Karena itu, guru RA memiliki peran strategis dan harus terus mendapat dukungan,” ujar Dra. Nur Laila.
Ia menambahkan, tantangan dunia pendidikan ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan komitmen bersama antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat untuk memastikan kualitas pendidikan anak usia dini tetap terjaga. Dukungan moral kepada para guru RA, menurutnya, menjadi bagian penting dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.
Anggota DPRD yang akrab disapa Neng Ila itu juga menilai kegiatan Car Free Day sebagai ruang efektif untuk mendekatkan pemimpin dengan masyarakat. Selain mendorong pola hidup sehat, kegiatan tersebut dinilai mampu memperkuat komunikasi publik dan menyerap aspirasi warga secara langsung.
Dra. Nur Laila berharap kegiatan serupa dapat terus digelar dan dioptimalkan sebagai sarana edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta penyampaian pesan-pesan kebijakan yang menyentuh kebutuhan dasar warga, khususnya di bidang pendidikan.
Sementara itu, pemerintah kecamatan dan desa menyambut baik kehadiran anggota DPRD Kabupaten Pasuruan tersebut. Kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat dinilai sebagai bentuk komitmen dalam mengawal isu-isu strategis, terutama pendidikan dan pembangunan sosial di tingkat desa.
Kegiatan Car Free Day Desa Logowok berlangsung hingga siang hari dan ditutup dengan berbagai aktivitas warga. Isu penguatan pendidikan usia dini menjadi pesan utama yang mengemuka dalam kegiatan tersebut.
