JAKARTA – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pasuruan mengawal langsung aspirasi masyarakat korban konflik agraria di Kecamatan Lekok dalam audiensi bersama Fraksi PKB DPR RI, Selasa (13/1/2026).
Audiensi tersebut dihadiri Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, jajaran Forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Dapil 3, perwakilan warga dari 10 desa terdampak, serta jajaran pengurus DPC PKB Kabupaten Pasuruan.
Turut hadir dalam rombongan tersebut Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PKB, Multazamudz Dzikri yang merupakan putra daerah asal Lekok sekaligus anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, serta Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Fraksi PKB, Sudiono Fauzan.
Rombongan diterima langsung oleh dua Anggota DPR RI Fraksi PKB, yakni Muhammad Khozin dan Oleh Soleh.
Ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan, H. Yusuf Daniyal (Mas Deni), menegaskan bahwa PKB hadir sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak rakyat yang telah puluhan tahun hidup dalam ketidakpastian akibat konflik agraria.
“Konflik agraria di Lekok ini sudah berlangsung sejak 1960-an dan berdampak pada ribuan kepala keluarga. PKB tidak boleh absen. Negara harus hadir, dan kami akan mengawal penuh penyelesaiannya,” tegas Mas Deni.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC PKB Kabupaten Pasuruan menegaskan kesiapan lembaganya untuk mengawal persoalan ini dari sisi kebijakan.
“Ini persoalan kemanusiaan dan keadilan sosial. DPRD siap mengawal agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum dan perlindungan negara,” ujarnya.
Anggota DPRD Jawa Timur Fraksi PKB, Multazamudz Dzikri, menyampaikan bahwa sebagai putra daerah Lekok, dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk memperjuangkan hak masyarakat.
“Ini bukan sekadar konflik tanah, tapi menyangkut masa depan ribuan keluarga. Saya akan ikut mengawal persoalan ini sampai tuntas,” tegasnya.
Sementara itu, Sudiono Fauzan, Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Fraksi PKB, menegaskan bahwa Fraksi PKB di daerah akan terus bersinergi dengan DPC dan Fraksi PKB DPR RI.
“PKB Pasuruan solid mengawal perjuangan rakyat. Kami tidak ingin konflik ini terus berlarut dan diwariskan ke generasi berikutnya,” katanya.
Audiensi ini menjadi bagian dari ikhtiar politik PKB dalam memastikan negara hadir memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi masyarakat korban konflik agraria di Kecamatan Lekok yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
