Pasuruan – Anggota Dewan Syura DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur, KH Suadi Abu Amar, mengajak seluruh kader PKB untuk menempatkan aktivitas politik sebagai bentuk pengabdian kepada umat dan bangsa. Menurutnya, orientasi perjuangan di PKB harus dilandasi niat khidmah, bukan semata pertimbangan materi.
Pesan tersebut disampaikan Gus Suadi saat menghadiri kegiatan konsolidasi kader PKB di Kabupaten Pasuruan, Ahad (1/2/2026). Kegiatan ini diikuti pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC), Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC), hingga Dewan Pengurus Ranting (DPRt) di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) IV.
Dalam arahannya, Gus Suadi menekankan pentingnya meluruskan niat dalam berpolitik. Ia menjelaskan bahwa PKB lahir dari rahim tradisi keulamaan Nahdlatul Ulama (NU) yang memadukan nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan, sehingga perjuangan politik harus ditempatkan sebagai ibadah sosial.
“Di PKB, kita diajarkan berjuang bukan karena uang. Walaupun partai tidak memberi materi, khidmah di PKB insyaallah membuka jalan rezeki. Menguatkan PKB berarti ikut menjaga bangsa dan negara,” ujar Gus Suadi.
Ia menambahkan, kontribusi kader PKB tidak hanya dirasakan dalam ruang politik elektoral, tetapi juga dalam menjaga harmoni sosial, persatuan nasional, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, partai yang berakar pada tradisi keulamaan memiliki peran strategis dalam memperkuat demokrasi yang beradab.
Gus Suadi juga mengingatkan pentingnya militansi, kedisiplinan organisasi, dan loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai. Soliditas struktur dari tingkat ranting hingga pusat dinilai menjadi kunci agar PKB tetap konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Kalau struktur partai kuat dan kader istiqamah, maka PKB akan kokoh, dan bangsa ini juga semakin kuat,” tegasnya.
Kegiatan konsolidasi tersebut menjadi bagian dari agenda penguatan ideologi dan struktur organisasi PKB di tingkat basis. Forum ini juga membahas strategi kaderisasi, konsolidasi internal, serta kesiapan partai menghadapi dinamika politik nasional dan daerah.
DPC PKB Kabupaten Pasuruan menilai arahan Gus Suadi menjadi pengingat penting bagi kader agar tetap berpegang pada nilai keulamaan dan kebangsaan dalam setiap aktivitas politik. Penguatan ideologi kader dianggap sebagai fondasi untuk menjaga soliditas partai sekaligus memperluas dukungan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, PKB Kabupaten Pasuruan berharap kader semakin memahami bahwa politik bagi PKB bukan sekadar arena kontestasi kekuasaan, melainkan amanah perjuangan untuk umat, rakyat, dan negara berdasarkan nilai Ahlussunnah wal Jamaah, Pancasila, dan NKRI.
