Pasuruan, 9 Januari 2025 – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Neng Fitri, menggelar kegiatan reses di Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan yang berlangsung di Kantor PAC Muslimat Kraton tersebut diikuti sekitar 125 peserta yang terdiri dari pendidik, tokoh perempuan, dan perwakilan masyarakat setempat.
Dalam pertemuan itu, Neng Fitri menegaskan bahwa reses menjadi ruang strategis bagi wakil rakyat untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Ia menyampaikan bahwa setiap masukan dari warga akan dicatat dan diperjuangkan melalui jalur kebijakan serta penganggaran di DPRD Provinsi Jawa Timur.
“Reses ini bukan sekadar seremonial. Saya hadir untuk mendengar, mencatat, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat agar bisa diwujudkan dalam kebijakan nyata dan program yang berdampak langsung,” ujar Neng Fitri.
Sejumlah aspirasi yang disampaikan warga didominasi persoalan pendidikan. Warga mengusulkan peningkatan sarana dan prasarana sekolah, bantuan untuk lembaga pendidikan, perluasan program beasiswa bagi siswa kurang mampu, serta peningkatan kesejahteraan guru honorer. Selain itu, peserta juga mendorong pelatihan peningkatan kompetensi guru dan penguatan literasi digital bagi pelajar.
Pada kesempatan tersebut, Neng Fitri turut menyinggung aspirasi masyarakat yang telah berhasil diperjuangkan sebelumnya, termasuk pembangunan kantor MWC NU di berbagai kecamatan se-Kabupaten Pasuruan, salah satunya Kantor MWC NU Kraton yang telah terealisasi. Menurutnya, penguatan fasilitas kelembagaan masyarakat sangat penting sebagai pusat koordinasi kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami telah mendorong pembangunan kantor MWC NU di sejumlah wilayah se-Kabupaten Pasuruan. Ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan masyarakat agar kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan bisa berjalan lebih terstruktur dan terorganisir,” jelasnya.
Ia menambahkan, Fraksi PKB berkomitmen terus mengawal aspirasi masyarakat agar masuk dalam prioritas pembangunan daerah. Menurutnya, sektor pendidikan dan penguatan kelembagaan sosial merupakan fondasi penting bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Kegiatan reses di Kraton ditutup dengan dialog interaktif antara warga dan legislator. Masyarakat berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan konkret serta program pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan.
