Pasuruan – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Komisi E Bidang Kesejahteraan Rakyat, Dra. Hj. Aida Fitriati, M.Pd.I atau yang akrab disapa Ning Fitri, melaksanakan Reses II Masa Persidangan II Tahun 2025–2026 di Kantor PAC Muslimat NU Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (8/2/2026).
Kegiatan reses tersebut menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dengan masyarakat, khususnya kader dan pengurus Muslimat Nahdlatul Ulama di wilayah Kejayan. Sejumlah aspirasi terkait kesejahteraan keluarga dan peran perempuan mengemuka dalam pertemuan yang berlangsung dengan suasana hangat dan kekeluargaan.
Dalam kesempatan itu, Ning Fitri menegaskan bahwa Komisi E DPRD Jawa Timur memiliki fokus kerja pada sektor kesejahteraan rakyat, termasuk bidang sosial, kesehatan, dan perlindungan keluarga. Salah satu isu utama yang disorot adalah program keluarga berencana (KB) sebagai fondasi pembangunan keluarga yang berkualitas.
“Program KB tidak hanya berbicara soal jumlah, tetapi juga kualitas keluarga. Ketika keluarga terencana, maka kesehatan ibu, pendidikan anak, dan kesejahteraan sosial bisa berjalan lebih baik,” ujar Ning Fitri di hadapan peserta reses.
Selain keluarga berencana, Ning Fitri juga menekankan pentingnya pengembangan peranan perempuan dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah. Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis sebagai penggerak ketahanan keluarga sekaligus agen perubahan di lingkungan masyarakat.
Dalam sesi dialog, para peserta menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari peningkatan edukasi kesehatan keluarga, dukungan program pemberdayaan perempuan, hingga penguatan sinergi antara pemerintah daerah dengan organisasi perempuan seperti Muslimat NU.
Menanggapi hal tersebut, Ning Fitri yang juga merupakan legislator dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan dicatat dan ditindaklanjuti melalui pembahasan di DPRD Provinsi Jawa Timur sesuai kewenangan Komisi E.
“Reses adalah momentum penting bagi kami untuk mendengar langsung suara masyarakat. Aspirasi ibu-ibu Muslimat NU ini akan menjadi bahan perjuangan kami dalam merumuskan kebijakan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga berharap kegiatan reses dapat memperkuat komunikasi dan sinergi antara wakil rakyat dengan organisasi kemasyarakatan, khususnya Muslimat NU, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga dan peran perempuan di Jawa Timur.
Reses II DPRD Jawa Timur di PAC Muslimat NU Kejayan tersebut diikuti oleh pengurus PAC, tokoh perempuan, serta perwakilan masyarakat setempat dan berlangsung secara tertib serta produktif.
