PASURUAN – Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Fraksi PKB, Wasik Rahman Hamzah, S.E., terus menunjukkan kepeduliannya terhadap isu sosial, khususnya perlindungan perempuan. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan, yang dilaksanakan pada akhir Juli 2025, di salah satu kecamatan di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, pemuda, serta kelompok perempuan, dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kolektif dalam mencegah tindak kekerasan terhadap perempuan, baik di lingkungan keluarga, sekolah, hingga tempat kerja.
Dalam sambutannya, Wasik Rahman Hamzah menegaskan bahwa perlindungan terhadap perempuan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, masih banyak kasus kekerasan yang tidak terlaporkan karena korban merasa takut, malu, atau tidak tahu ke mana harus melapor.
“Perempuan harus merasa aman, dihargai, dan dilindungi. Sosialisasi seperti ini menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang lebih ramah perempuan,” tegasnya.
Wasik juga mendorong agar para peserta aktif menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing, serta membantu menyebarluaskan informasi mengenai mekanisme pelaporan, layanan pendampingan, dan perlindungan hukum bagi korban kekerasan.
Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, para peserta menyampaikan berbagai permasalahan yang mereka temui di lapangan, mulai dari kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pelecehan di tempat umum, hingga keterbatasan akses terhadap bantuan hukum.
Sebagai tindak lanjut, Wasik berkomitmen untuk mengusulkan penguatan anggaran dan program-program perlindungan perempuan di tingkat kabupaten, termasuk pelatihan kader perlindungan perempuan di desa dan sekolah.
