PASURUAN — Peran perempuan dalam dunia pendidikan menjadi fokus utama dalam Sarasehan Pendidikan yang digelar pada Minggu, 27 April 2025, di Hotel Inna Tretes, Pasuruan, Jawa Timur. Acara ini diinisiasi oleh aspirator pendidikan nasional, Dra. Hj. Aida Fitriati, M.Pd.I, yang akrab disapa Ning Fitri.
Sarasehan ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari tenaga pendidik, aktivis pendidikan perempuan, hingga pelajar. Dalam berbagai hal, Ning Fitri menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan di bidang pendidikan sebagai salah satu kunci utama kemajuan bangsa.
“Perempuan bukan hanya objek pendidikan, melainkan subjek penting dalam membentuk karakter dan masa depan bangsa,” ujar Ning Fitri di hadapan peserta sarasehan. Ia juga menyoroti bahwa akses perempuan terhadap pendidikan berkualitas harus terus diperjuangkan, terutama di daerah-daerah terpencil.
Selama acara, berbagai isu strategis dibahas, termasuk tantangan yang dihadapi perempuan di dunia akademik dan profesional. Ning Fitri juga memotivasi para peserta untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan memperkuat pendidikan berbasis kesetaraan gender.
Dalam sesi diskusi, peserta aktif berbagi pengalaman dan ide untuk mendorong lebih banyak perempuan berkiprah di bidang pendidikan, baik sebagai pendidik, pengelola lembaga pendidikan, maupun pengambil kebijakan. Sarasehan ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama untuk meningkatkan peran perempuan di dunia pendidikan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahirnya gagasan dan gerakan nyata yang mendukung perempuan dalam mengembangkan potensi pendidikan di berbagai sektor,” tutup Ning Fitri.
Sarasehan Pendidikan Tentang Perempuan ini menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya peran perempuan dalam membangun dunia pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan berkualitas.
Dengan diselenggarakannya acara ini, diharapkan gerakan memperkuat peran perempuan dalam pendidikan akan terus bergulir ke seluruh penjuru negeri, seiring dengan upaya membangun masa depan bangsa yang lebih baik dan berdaya saing
