PKB – Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Eva Monalisa, menegaskan bahwa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bukanlah sekadar sektor pelengkap, melainkan penopang utama ekonomi rakyat. Pernyataan ini ia sampaikan dalam rangka peringatan Hari UMKM Nasional 2025 yang dijadikannya sebagai momentum penting untuk kebangkitan UMKM Indonesia.
Menurut Eva Monalisa, UMKM memiliki peran strategis dalam menjaga kemandirian bangsa. “Mereka adalah wajah nyata dari kemandirian bangsa, dan semangatnya sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya. Ia menekankan bahwa keberadaan UMKM bukan hanya membantu perekonomian, tetapi juga menjadi benteng pertahanan ekonomi nasional di tengah tantangan global.
Eva Monalisa juga menyoroti perlunya dukungan konkret dari pemerintah pusat maupun daerah untuk memperkuat UMKM, mulai dari kemudahan akses permodalan, pelatihan sumber daya manusia, hingga digitalisasi usaha. Menurutnya, langkah-langkah tersebut akan membuat UMKM semakin berdaya saing di pasar domestik maupun internasional.
Fraksi PKB, kata Eva, konsisten mendorong kebijakan yang berpihak kepada UMKM. “PKB melihat UMKM sebagai tulang punggung ekonomi rakyat yang harus terus diperkuat, bukan hanya dipuji saat acara seremonial, tetapi juga diberi ruang tumbuh yang nyata,” tegasnya.
Hari UMKM Nasional 2025 diharapkan menjadi titik balik bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian lebih serius kepada pelaku usaha kecil dan menengah. Eva Monalisa mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, swasta, hingga masyarakat luas, untuk bersama-sama mengembangkan UMKM agar dapat menjadi motor penggerak perekonomian nasional.
Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan kolaborasi yang kuat, Eva Monalisa optimistis UMKM Indonesia mampu menjadi kekuatan besar yang membawa bangsa menuju visi Indonesia Emas 2045. “Kita harus menjadikan UMKM bukan hanya bertahan, tapi juga tumbuh dan berjaya,” pungkasnya.
