Rina Sa’adah Dorong Kolaborasi Nasional Serap 3 Juta Ton Gabah Petani

Spread the love

Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rina Sa’adah , menekankan pentingnya kolaborasi nasional dalam menyukseskan target serapan gabah petani sebesar 3 juta ton pada musim panen Februari hingga April 2025. Menurutnya, keterlibatan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Perlu kolaborasi antara Kementerian Pertanian, Bulog, Pemerintah Daerah, para petani, serta unsur Satgas Pangan untuk mewujudkan target serapan gabah petani sebanyak 3 juta ton,” ujar Rina Sa’adah.

Ia menambahkan bahwa untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan alokasi dana yang besar. Dana ini tidak hanya digunakan untuk membeli gabah dari petani, tetapi juga untuk memperkuat cadangan beras pemerintah agar swasembada pangan dapat terjaga secara berkelanjutan.

“Selain mengalokasikan dana yang besar, upaya ini juga harus diimbangi dengan sinergi lintas sektor. Pemerintah pusat dan daerah harus kompak dalam mengatur distribusi, logistik, dan sistem pembelian gabah,” tambahnya.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menstabilkan harga gabah di tingkat petani. Dengan adanya intervensi langsung dari negara melalui serapan yang masif, petani tidak akan dirugikan oleh fluktuasi harga pasar saat panen raya.

Rina menekankan bahwa ketahanan pangan tidak bisa hanya diserahkan kepada satu lembaga atau sektor saja. Dibutuhkan kerja sama konkret dari semua pihak untuk memastikan bahwa hasil panen petani benar-benar terserap dan dimanfaatkan secara maksimal.

“Gabah petani adalah kekayaan bangsa. Jika kita tidak menyerap dan mengelola dengan baik, maka sia-sia perjuangan petani kita di lapangan,” tutupnya.

 

Langkah ini diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam mewujudkan kelestarian pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.

Tim Redaksi I

Learn More →