FPKB DPRD Jatim Dengarkan Keluhan Kesehatan Warga Saat Reses di Rejoso

Spread the love

Pasuruan – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Provinsi Jawa Timur kembali turun ke masyarakat melalui kegiatan reses. Anggota DPRD Jatim dari FPKB, Dra. Hj. Aida Fitriati, M.Pd.I atau yang akrab disapa Ning Fitri, melaksanakan reses di Kantor PAC Muslimat NU Rejoso, Kabupaten Pasuruan, dengan fokus pada persoalan kesehatan yang dirasakan langsung oleh warga, Sabtu (8/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus dan kader Muslimat NU Rejoso, tokoh perempuan, serta perwakilan masyarakat dari sejumlah desa. Sejak awal, forum dialog berlangsung terbuka. Peserta memanfaatkan kesempatan reses untuk menyampaikan keluhan sekaligus harapan terkait layanan kesehatan di wilayah mereka.

Dalam pengantarnya, Ning Fitri menyampaikan bahwa isu kesehatan menjadi perhatian serius Komisi E DPRD Jawa Timur yang membidangi kesejahteraan rakyat. Menurutnya, kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh langsung terhadap kualitas hidup masyarakat, terutama perempuan dan keluarga.

Sejumlah persoalan mengemuka dalam dialog, mulai dari layanan kesehatan ibu dan anak, penguatan peran posyandu, hingga pentingnya edukasi kesehatan keluarga yang berkelanjutan. Warga juga menyoroti perlunya peningkatan fasilitas kesehatan di tingkat desa agar akses layanan semakin mudah dan merata.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Ning Fitri menegaskan bahwa aspirasi masyarakat akan dicatat secara menyeluruh dan dibawa ke DPRD Jawa Timur untuk dibahas sesuai mekanisme yang ada. Ia menilai, masukan dari kader Muslimat NU sangat relevan karena berangkat dari pengalaman nyata di lapangan.

“Perempuan berada di garis depan dalam menjaga kesehatan keluarga. Apa yang disampaikan hari ini mencerminkan kondisi riil masyarakat dan menjadi bahan penting bagi kami untuk memperjuangkan kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya.

Legislator FPKB tersebut juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan organisasi kemasyarakatan. Menurutnya, program kesehatan akan berjalan lebih efektif apabila didukung oleh peran aktif masyarakat, khususnya kelompok perempuan.

Selain menyerap aspirasi, reses ini juga menjadi ajang silaturahmi antara wakil rakyat dengan masyarakat. Ning Fitri berharap komunikasi yang terjalin dapat terus berlanjut, tidak hanya saat reses, tetapi juga dalam proses pengawalan kebijakan ke depan.

Kegiatan reses di PAC Muslimat NU Rejoso tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. FPKB DPRD Jawa Timur menegaskan kesiapannya untuk mengawal aspirasi warga agar dapat diwujudkan dalam bentuk program dan kebijakan yang dirasakan manfaatnya secara langsung.

Tim Redaksi I

Learn More →