Gus Muhaimin: Ajaran Cinta Kasih Buddha Jadi Pilar Harmoni Indonesia

Spread the love

PKB – Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) menggelar Refleksi Waisak Nasional pada Sabtu, 3 Mei 2025 di Gedung Nusantara IV, DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat. Kegiatan ini diselenggarakan bersama Badan Persaudaraan Antar Iman (BERANI) sebagai bentuk penghormatan dan perayaan Hari Raya Waisak oleh umat Buddha di Indonesia.

Dengan mengusung tema “Dalam Cinta Kita Bersaudara untuk Indonesia”, acara ini menjadi wujud nyata komitmen PKB dalam memperkuat toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan lintas iman. Refleksi Waisak ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga simbol pentingnya hidup berdampingan secara damai dalam keberagaman.

Ketua Umum DPP PKB, Dr. (H.C.) A. Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Gus Muhaimin, turut hadir dan memberikan sambutan. Dalam pesannya, Gus Muhaimin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan ajaran cinta kasih yang dibawa oleh Sang Buddha sebagai inspirasi dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Semoga Waisak tahun ini membawa berkah bagi kita semua dan saudara-saudara yang merayakan senantiasa dalam lindungan dan pertolongan Tuhan Yang Maha Esa,” tutur Gus Muhaimin dalam refleksi tersebut.

Acara ini dihadiri oleh tokoh lintas agama, para pemuka agama Buddha, serta sejumlah tokoh nasional yang mendukung semangat persaudaraan antar umat beragama. Mereka hadir memberikan pesan damai, menyuarakan pentingnya menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

Kegiatan ini juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube DPP PKB agar bisa diikuti oleh masyarakat luas di seluruh Indonesia. Dengan penyelenggaraan yang terbuka dan inklusif, PKB berharap pesan kebhinekaan dan semangat solidaritas lintas agama bisa menjangkau semua kalangan.

Refleksi Waisak Nasional ini menjadi bukti bahwa partai politik memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan sosial dan memperkuat nilai-nilai toleransi. PKB sebagai partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama terus mengukuhkan perannya dalam merawat kebangsaan dan keberagaman.

Melalui momentum ini, DPP PKB menegaskan bahwa ajaran-ajaran kebaikan yang dibawa oleh para tokoh agama dapat menjadi landasan moral untuk memperkuat Indonesia sebagai bangsa yang beradab, damai, dan sejahtera.

Tim Redaksi I

Learn More →