Fraksi PKB: Pemerintah Harus Ambil Langkah Konkret Perkuat Otomotif Nasional

Spread the love

Jakarta, Agustus 2025 – Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Ermarini, menyoroti ketatnya persaingan di sektor industri otomotif nasional yang hingga kini masih didominasi oleh produk luar negeri. Ia menyayangkan lemahnya kehadiran mobil buatan dalam negeri sebagai pemain utama di pasar nasional.

Menurut Anggia, meski sektor otomotif Indonesia terus berkembang, namun mobil lokal belum mampu bersaing secara signifikan. Mayoritas pasar masih dikuasai oleh kendaraan impor maupun merek asing yang dirakit di dalam negeri. Kondisi ini menunjukkan bahwa industri otomotif nasional belum memiliki posisi yang kuat secara struktur maupun strategi produksi.

“Persaingan sektor mobil di Indonesia sangat kompetitif. Tapi produk lokal belum tampil sebagai pemain utama. Kita masih terlalu bergantung pada mobil impor atau merek asing yang dirakit di Indonesia,” tegas Anggia.

Dalam pernyataannya yang dikutip dari forum resmi DPR, Anggia menekankan bahwa persaingan harga mobil kini semakin brutal, sehingga dibutuhkan intervensi kebijakan yang strategis dari pemerintah. Ia mendorong agar segera diambil langkah-langkah konkrit untuk meningkatkan produksi, inovasi, dan daya saing mobil buatan lokal.

“Pemerintah harus segera mengambil langkah strategis untuk meningkatkan produksi dan daya saing mobil buatan lokal,” lanjut Anggia.

Anggia juga mengingatkan bahwa ketahanan industri otomotif nasional tidak bisa terus bertumpu pada pihak asing. Perlu ada kemauan politik yang kuat untuk menciptakan ekosistem produksi mobil lokal yang berkelanjutan—mulai dari ketersediaan komponen, tenaga kerja, hingga fasilitas riset dan pengembangan (R&D).

Dengan semangat kemandirian dan keberdaulatan ekonomi, Fraksi PKB mendorong agar Indonesia mampu membangun industri otomotifnya sendiri yang tangguh, kompetitif, dan tidak bergantung pada negara lain.

 

Tim Redaksi I

Learn More →